Sensim

Sensim

Coba Gratis
Buka menu navigasi
Sensim

Sensim

Modul aktivitas tanpa layar untuk anak

Artikel - Belajar menulis huruf

Belajar Menulis Huruf untuk Anak: Mulai dari Mana

Belajar menulis huruf sebaiknya tidak urut A sampai Z, tapi dari huruf yang gerakannya paling sederhana. Mulai dari huruf garis lurus (L, T, I, H), lalu garis miring, baru lengkungan. Kenalkan huruf besar dulu karena bentuknya lebih sederhana. Latih satu huruf sampai anak bisa menulisnya sendiri sebelum pindah ke berikutnya.

Tim Sensim - dari pengalaman mengajar anak 3-5 tahun di kelas pre-calistung
Anak menunjuk gambar hewan di buku alfabet bergambar
Cuplikan halaman dari modul Sensim.

"Mulai dari huruf apa?" adalah pertanyaan yang sering bikin Bunda bingung saat anak siap menulis huruf. Dari pengalaman mengajar anak 3-5 tahun, jawabannya bukan urut A sampai Z. Lebih baik mulai dari huruf yang gerakannya paling sederhana, supaya anak merasa berhasil sejak awal.

Mulai dari gerakan, bukan abjad

Kelompokkan huruf berdasarkan gerakannya. Huruf dengan garis lurus dan gerakan sederhana lebih mudah ditulis daripada huruf dengan banyak lengkungan. Memulai dari yang mudah membangun rasa percaya diri sebelum masuk huruf yang lebih rumit.

Urutan huruf yang masuk akal

  1. Garis lurus: L, T, I, H, E, F.
  2. Garis lurus + miring: A, V, M, N, W, K.
  3. Lengkung sederhana: O, C, U, Q.
  4. Campuran lengkung dan lurus: B, D, P, R, G, S.

Anak tidak perlu menguasai satu kelompok penuh sebelum lanjut. Yang penting tidak memulai dari huruf tersulit.

Huruf besar dulu

Kenalkan huruf besar (kapital) lebih dulu karena bentuknya lebih sederhana dan banyak garis lurus. Huruf kecil punya lebih banyak lengkungan dan ekor, jadi lebih sulit, dan bisa menyusul.

Cara melatih satu huruf

  • Tunjukkan arah gerakan dengan jari di udara dulu.
  • Menebalkan versi titik-titik besar 3-4 kali.
  • Menulis dengan garis bantu, lalu tanpa garis bantu.
  • Kaitkan dengan kata: "B seperti bola".

Coba minggu ini

Pilih satu huruf garis lurus (misalnya L atau T). Latih 10 menit per hari sampai anak bisa menulisnya sendiri, baru pindah ke huruf berikutnya. Kualitas satu huruf lebih berharga daripada mencoba banyak huruf sekaligus.

Di mana Sensim membantu

Untuk urutan dari garis sampai huruf, lihat pilar cara mengajari anak menulis dan coba contoh lembar gratis Sensim via WhatsApp.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Mulai mengajari huruf dari A atau dari yang mudah?+

Dari yang gerakannya mudah, bukan urut abjad. Huruf garis lurus seperti L dan T lebih mudah ditulis dan membangun rasa percaya diri sebelum masuk huruf berlengkung. Urutan abjad tidak harus diikuti.

Huruf besar atau huruf kecil dulu?+

Huruf besar dulu. Bentuknya lebih sederhana dan banyak garis lurus, jadi lebih mudah. Huruf kecil punya lebih banyak lengkungan dan ekor, jadi bisa menyusul.

Bagaimana cara melatih satu huruf?+

Tunjukkan arah gerakan dengan jari di udara, lalu menebalkan versi titik-titik 3-4 kali, lanjut menulis dengan garis bantu, baru tanpa garis bantu. Kaitkan dengan kata seperti "B seperti bola".

Berapa huruf yang diajarkan sekaligus?+

Fokus satu huruf sampai anak bisa menulisnya sendiri, baru pindah. Kualitas satu huruf lebih berharga daripada mencoba banyak huruf sekaligus yang membuat semuanya setengah jadi.

Mulai praktik di rumah

Latihan dari garis sampai huruf, urut sesuai kesiapan. Coba contoh lembar gratis Sensim via WhatsApp.

Dapat contoh lembar gratis

Pillar

Bacaan terkait

Terakhir diperbarui: 14 Juni 2026 · Tim Sensim - dari pengalaman mengajar anak 3-5 tahun di kelas pre-calistung